Dinda Dianomo mahasiswa Prodi PGSG dan Jose Wongkar mahasiswa Prodi Hospitality dan Pariwisata, dua mahasiswa Universitas Katolik De La Salle Manado berhasil mendapatkan bantuan P2MW tahun 2024 dari Direktorat Belmawa, Ditjen Diktiristek. Rabu (01/05/2024).

Program bantuan P2MW merupakan suatu Program yang memfasilitasi pengembangan usaha mahasiswa yang telah memiliki prototype produk, yang sudah menjalani usaha. Yang mana dalam program ini Direktorat Belmawa, Ditjen Diktiristek memberikan kesempatan kepada mahasiswa aktif tingkat sarjana yang memenuhi syarat untuk mengikuti P2MW dengan menyediakan modal usaha sesuai kebutuhan melalui karya yang telah dibuat.

Mahasiswa yang mengikuti kegiatan ini akan mendapatkan banyak manfaat, antara lain: (a). Meningkatkan jumlah mahasiswa menjalankan usaha. (b). Meningkatkan kapasitas perguruan tinggi dalam pembinaan kewirausahaan mahasiswa yang berprinsip pada pengembangan karakter inovatif, berdampak, dan berkelanjutan. (c). Meningkatkan jejaring ekosistem kewirausahaan perguruan tinggi dengan melibatkan dunia usaha, dunia industri (DUDI), komunitas, pemerintah, maupun pemangku kepentingan lainnya. (d). Merealisasikan Expected Lasallian Graduate Attributes (ELGA) di Universitas Katolik De La Salle Manado

Dengan karya yang dibuat yaitu ; Dinda Dianomo mahasiswa Prodi PGSG dengan judul Nilam Alchemy, membuat minyak asiri melalui penyulingan daun nilam. Sedangkan, Jose Wongkar mahasiswa Prodi Hospitality dan Pariwisata dengan judul Budidaya Green House, tanaman bunga krisan.

UPT Pusat Inovasi dan Kewirausahaan UKDLSM berharap dengan keikutsertaan universitas  dalam kegiatan ini, dapat memberikan dampak yang nyata terhadap keberlanjutan usaha mahasiswa hingga pada penurunan angka pengangguran terdidik