Proudly Lasallian
UNIKA De La Salle Manado Menerima Mahasiswa Baru TA 2017-2018 - UNIKA De La Salle Manado Menerima Mahasiswa Baru TA 2017-2018 - UNIKA De La Salle Manado Menerima Mahasiswa Baru TA 2017-2018 - UNIKA De La Salle Manado Menerima Mahasiswa Baru TA 2017-2018 - UNIKA De La Salle Manado Menerima Mahasiswa Baru TA 2017-2018 - UNIKA De La Salle Manado Menerima Mahasiswa Baru TA 2017-2018

Kloning

2017-12-05 12:41:00 - Posted by admin - Hits : 45 Kloning

Apa itu Kloning? Apa pengaruhnya bagi dunia? Mengapa Kloning di larang? Apa perbedaan antara Kloning dan bayi tabung?

Menurut Wikipedia, Kloning adalah proses menghasilkan individu-individu dari jenis yang sama (populasi) yang identik secara genetik. Kloning merupakan proses reproduksi aseksual yang biasa terjadi di alam dan dialami oleh banyak bakteriaserangga, atau tumbuhan. Dalam bioteknologi, kloning merujuk pada berbagai usaha-usaha yang dilakukan manusia untuk menghasilkan salinan berkas DNA atau gensel, atau organisme. Arti lain kloning digunakan pula di luar ilmu-ilmu hayati. Kata ini diturunkan dari kata clone atau clon, dalam Bahasa Inggris, yang juga dibentuk dari kata Bahasa Yunani, κλῶνος ("klonos") yang berarti "cabang" atau "ranting", yang merujuk pada penggunaan pertama dalam bidang hortikultura sebagai bahan tanam dalam perbanyakan vegetatif.

Kloning berbeda dengan bayi tabung. Proses kloning adalah teknik pembuatan keturunan yang sama dengan induknya. Ada 2 macam teknik kloning yang dilakukan melalui DNA sel dewasa yaitu Teknik Roslin dan Teknik Honolulu. Posedur kloning yaitu sel yang akan diambil dari tubuh manusia adalah sel yang sudah mengandung 46 buah kromosom dan  semua sifat kromosomnya mengandung sifat yang diwariskan  dari seseorang. Jadi, anak hasil kloning pun akan memiliki ciri-ciri yang hampir sama dengan sumber pengambilan inti sel. Dengan demikian anak kloning adalah keturunan kode genetik yang sama persis dengan induknya, bisa diibaratkan seperti hasil fotokopi. Proses kloning dapat terjadi tanpa adanya pembuahan dari laki-laki (partenogenesis), kerena terjadi pada sel tubuh bukan pada sel kelamin. Sedangkan proses bayi tabung adalah proses dimana sel telur dan spermatozoa di pertemukan di dalam suatu wadah tabung. Pembuahan didalam tabung ini disebut dengan in vivo, sementara pembuahan alamiah disebut dengan in vitro.

Kloning sebenarnya masih ilegal bila di praktekkan pada manusia. Sejauh ini banyak negara yang masih pro dan kontra soal cloning. Beberapa negara ingin agar kloning dilegalkan untuk batasan penelitian. Beberapa negara seperti Amerika dan Kostarika mendukung penghapusan semua kloning, baik kloning terhadap binatang, tumbuhan dan juga manusia. Sedangkan Inggris, Belanda dan Korea Selatan ngotot melanjutkan kloning seputar batas penelitian ilmiah, termasuk penggunaan sel tunas untuk pengobatan penyakit diabetes mellitus dan parkinson. Kloning memang membawa pengaruh yang besar bagi ilmu pengetahuan modern, tetapi walaupun berpengaruh besar, PBB tetap mengeluarkan keputusan untuk melarang proses koning terhadap manusia. Kloning memang berbahaya apabila di praktekkan langsung pada manusia, tetapi menurut sumber berita yang dihimpun, manusia kloning pertama di dunia adalah seorang gadis kecil bernama Eve. Clonaid, perusahaan Bioteknologi di Bahama, sukses menghasilkan kloning manusia pertama di dunia dengan lahirnya Eve, 26 Desember 2002 lalu. Eve merupakan bayi pertama yang lahir dari 10 implantasi yang dilakukan Clonaid  pada tahun 2002. Selain manusia ada juga domba dan hewan-hewan lainnya yang berhasil di Kloning.

Sembilan belas tahun lalu, ilmuwan berhasil mencetak sejarah. Ian Walnut dari Roslin Institute di Edinburgh pada 23 Februari 1997 mengumumkan sesuatu yang kala itu dipercaya tidak mungkin. Ia menciptakan mamalia lewat kloning. Mamalia yang berupa domba itu dinamai Dolly. Nama itu diambil sebab domba itu dibuat dari sel kelenjar susu (payudara pada manusia). Dolly tercipta dari tiga ibu, satu ibu menyediakan sel telur, satu yang lain menyediakan DNA, dan yang terakhir berperan mengandung hasil pembuahan. Domba Dolly sebenarnya telah lahir pada 5 Juli 1996, namun ilmuwan memutuskan menuggu selama 7 bulan sebelum mengumumkan keberhasilan itu. Sayang hidup domba Dolly tak lama. Dia mati pada usia 7 tahun, tepat pada hari Valentine 14 Februari 2003. Kematiannya disengaja. Ilmuwan mengeutanasia Dolly karena penyakit paru-paru dan arthritis yang terus berkembang.

Kloning terhadap manusia di larang karena ada banyak faktor, salah satunya soal HAM. Melakukan kloning terhadap manusia sama saja dengan melanggar HAM, karena manusia yang telah mati di buat hidup kembali dengan menyalin DNA, apa lagi jika proses kloning gagal pada saat pembentukkan menjadi manusia. Dan yang paling penting nilai manusia sebagai manusia akan menurun. Nilai manusia menjadi menurun karena manusia akan di cetak sesuka hati. Itulah mengapa kloning itu haram. Banyak kasus yang memperlihatkan kegagalan kloning pada hewan yang menimbulkan pertentangan dengan pihak-pihak pelestarian hewan.

Kloning memang berpengaruh bagi dunia sains modern terutama bagi kemajuan medis. Apa yang telah dicapai saat ini merupakan gagasan besar para ilmuan tentang masa depan umat manusia. Namun demikian, setiap hal di muka bumi ini tentunya memiliki batasan dan semua bersandar pada hukum sebab akibat. Kloning tidak begitu sempurna, apa lagi jika diterapkan pada manusia, masih banyak hal yang belum bisa di mengerti oleh manusia dan masih banyak hal yang belum bisa di capai oleh manusia. Dari semuanya itu manusia hanyalah seonggok daging yang telah di bekali otak yang terbatas dan pengalaman yang tak banyak. Pada akhirnya ilmu hanya akan sebatas pedoman hidup dan pengalaman hanya sebatas gagasan akan masa depan. Belajarlah kemana saja dan raihlah ilmu sebanyak pasir di lautan, jangan pernah kalah oleh kemalasan dan kebodohan, manusia tetaplah manusia.




Related News :
Comment