Proudly Lasallian
UNIKA De La Salle Manado Menerima Mahasiswa Baru TA 2017-2018 - UNIKA De La Salle Manado Menerima Mahasiswa Baru TA 2017-2018 - UNIKA De La Salle Manado Menerima Mahasiswa Baru TA 2017-2018 - UNIKA De La Salle Manado Menerima Mahasiswa Baru TA 2017-2018 - UNIKA De La Salle Manado Menerima Mahasiswa Baru TA 2017-2018 - UNIKA De La Salle Manado Menerima Mahasiswa Baru TA 2017-2018

MENGENAL WARNA CAHAYA PRIMER DAN SEKUNDER : RANGKAIAN SEGITIGA WARNA

2017-02-09 10:59:25 - Posted by admin - Hits : 890 MENGENAL WARNA CAHAYA PRIMER DAN SEKUNDER : RANGKAIAN SEGITIGA WARNA

Cahaya memiliki warna dasar Merah, Biru, dan Hijau. Perpaduan dari warna-warna ini akan menghasilkan warna-warna cahaya lainnya. Jika ketiga warna dasarnya dipancarkan dengan intensitas cahaya yang seimbang, maka akan menghasilkan cahaya berwarna putih. Akan sangat menarik dan menyenangkan jika ada alat peraga yang bisa membantu kita untuk mempelajari dan memahami warna-warna cahaya serta pencampurannya. Disamping mempelajari secara teori, kita dapat melihat langsung warna cahaya yang dihasilkan, membandingkannya dengan informasi yang disampaikan lewat pelajaran disekolah,buku, dan internet.

Mungkin sehari-hari kita sudah mengetahui dan mengamati secara langsung bagaimana warna dari putih itu. Juga warna merah, biru, hijau, kuning, dan sebagainya. Banyak media yang bisa membantu kita mengenali warna-warna cahaya tersebut, misalnya lampu lalu lintas, lampu senter, CPU komputer, rangkaian lampu LED, dan lampu natal. Namun belum tersedia atau mungkin sudah ada tapi masih sedikit tersedianya suatu media pembelajaran yang dapat menampilkan dan akan membantu memperagakan warna-warna tersebut  bersama dengan perpaduan warna yang dihasilkan.

Media atau alat bantu pembelajaran yang dapat menjelaskan secara visual komposisi warna cahaya dan perpaduannya, dapat menjadi salah satu sarana yang sangat edukatif dalam bidang pendidikan, terutama yang berhubungan dengan sumber energi, kelistrikan, dan teknologi cahaya. Tulisan ini membahas tentang perancangan dan pembuatan media atau alat bantu yang berfungsi untuk menampilkan warna-warna cahaya dan perpaduan warnanya. Caranya ialah dengan menggunakan LED sebagai komponen utama, serta adanya pengaturan untuk intensitas warna. Proses perancangan dan pembuatan media pembelajaran ini melalui studi literatur, pembentukan konsep, dan analisa, yang kemudian mengarah pada disain rangkaiannya.

Ada dua mode cahaya utama, yaitu RGB dan CMY. Warna Merah, Hijau, dan Biru merupakan warna aditif, sedangkan Cyan, Magenta dan Kuning adalah warna subtraktif. Warna yang saling berseberangan disebut warna komplementer, misalnya Biru adalah komplemen dari Kuning. Demikian pula, kita dapat tahu bahwa Biru terjadi dari pencampuran elemen warna Magenta dan Cyan. Untuk membantu mempelajari teori warna cahaya dan bisa melakukan pengamatan secara langsung, maka kita dapat membuat suatu media yang dapat menampilkan warna cahaya. Kita dapat membuat suatu rangkaian elektronika yang sederhana. Catu daya yang digunakan adalah 2-3V DC. Komponen-komponennya terdiri dari komponen LED sebagai indikator yang memancarkan cahaya, potensiometer untuk mengatur intensitas cahaya, dan dioda.

Jika menginginkan tampilan warna dan kualitas yang lebih baik, komponen LED dapat diganti dengan lampu warna yang bertegangan 5W/220V AC. Berarti catu daya yang digunakan adalah diambil dari tegangan jala-jala PLN. Tampilan warna LED yang baik didukung juga oleh media wadah yang digunakan untuk menampilkan warna-warna tersebut. Sebaiknya berwarna putih. Semakin besar media wadah yang digunakan, bayangan warna lebih besar, namun cahaya semakin menyebar juga, tidak fokus. Dapat dicoba menggunakan lampu 5W/220V AC. Nilai resistansi dari Potensiometer yang digunakan dapat disesuaikan. Sebaiknya mengamati dalam ruangan yang agak gelap, atau bisa juga menggunakan kacamata hitam.

© 2010

6 February 2017

Lianly Rompis, ST, MITS




Related News :
Comment