Proudly Lasallian
UNIKA De La Salle Manado Menerima Mahasiswa Baru TA 2017-2018 - UNIKA De La Salle Manado Menerima Mahasiswa Baru TA 2017-2018 - UNIKA De La Salle Manado Menerima Mahasiswa Baru TA 2017-2018 - UNIKA De La Salle Manado Menerima Mahasiswa Baru TA 2017-2018 - UNIKA De La Salle Manado Menerima Mahasiswa Baru TA 2017-2018 - UNIKA De La Salle Manado Menerima Mahasiswa Baru TA 2017-2018

Jurnal Lasallian Vol. 12 No. 1 Bulan Juli Tahun 2015

2015-08-07 09:25:12 - Posted by admin - Hits : 1812

A Cloud On Boeing Cooperation;
An Issue Of Leadership And Managerial Ethics – A Case Study

 

Teddy Tandaju

Fakultas Ekonomi, Program Studi Manajemen
Unika De La Salle Manado
e-mail : ttandaju@unikadelasalle.ac.id

 

Abstract

Permasalahan yang melanda Boeing Cooperation perusahan maskapai penerbangan terbesar dunia yang berlokasi di Chicago, Illinois, Amerika Serikat sejak awal tahun 2002 hingga 2013 berpusat pada persoalan kepemimpinan maupun isu-isu tentang sumber daya manusia yang berasal dari para karyawan. Pengunduran diri pimpinan perusahaan, Philip M. Condit, dan diikuti oleh pengangkatan kembali mantan pimpinan perusahaan, Harry C. Stonecipher berusia 67 tahun dan telah pensiun, sebagai Chairman & Chief Executive Officer (CEO) menyebabkan beberapa permasalahan mendasar pada perusahan penerbangan terbesar di dunia tersebut. Selain itu terdapat juga beberapa permasalahan internal di dalam Boeing Cooperation yang berhubungan dengan "unethical conducts" selang waktu kepemimpinan Philip Condit. Oleh karenanya, diperlukan suatu saran dan analisa manajemen dalam memecahkan kasus yang di hadapi Boeing Cooperation. Analisa dapat diperoleh dengan mempertimbangkan faktor-faktor internal dan eksternal yang sangat berpengaruh pada perkembangan perusahaan mega tersebut.

Kata Kunci:      Faktor Internal dan Eksternal, Karyawan, Pelanggan Pesaing, Organisasi, Ekonomi, Politik, Teknologi, Budaya Perusahaan, Etika Managerial, Tanggungjawab Sosial Perusahan.

 

 




Teknologi Wireless IEEE 802.11


Rinaldo Turang
Program Studi Teknik Informatika
Fakultas Teknik UNIKA De La Salle Manado
e-mail : rturang@unikadelasalle.ac.id


 

Abstrak

Teknologi wireless yang dikembangkan menurut standar IEEE 802.11 telah melewati beberapa tahap perkembangan semenjak ditetapkan pertama kali pada tahun 1999. Tujuan utamanya adalah untuk mengembangkan media distribusi data yang dapat mengatasi kelemahan yang diperoleh pada media wireline. Mobilitas yang diperoleh sebagai keuntungan di satu sisi menjadi kekurangan dalam hal kecepatan transfer data di sisi lain. Pembaharuan terus dilakukan untuk memperoleh keseimbangan antara kekurangan dan kelebihan yang dialami.

Kata kunci : network, wireless, ieee 802.11

 

 




AKSESIBILITAS PELAYANAN PUBLIK PRA PEMEKARAN KAWASAN NUSA UTARA


Alfani L. Harikedua 1) Charles R. Ngangi 2)* Leonardus R. Rengkung 3)*
1)  Mahasiswa S2 Jurusan Ilmu Perencanaan Pembangunan Wilayah Universitas Sam Ratulangi, Manado
2)  3) Fakultas Pertanian Universitas Sam Ratulangi, Manado
e-mail : alfaniharikedua@yahoo.co.id

 

Abstrak

Pemekaran daerah harus disikapi dengan sangat hati-hati dan memerlukan persiapan yang memadai bagi calon Daerah Otonom Baru (DOB) dimana persiapan itu harus melihat kondisi nyata di lapangan. Usulan pembentukan Provinsi Nusa Utara nantinya diharapkan dapat mencapai tujuan utama yaitu peningkatan kesejahteraan yang salah satunya bisa dicapai melalui peningkatan pelayanan publik melalui ketersediaan pelayanan publik terutama di bidang Pendidikan dan Kesehatan. Tujuan Penelitian ini adalah untuk menganalisis aksesibilitas dan capaian pelayanan publik dalam bidang pendidikan dan kesehatan di Kawasan Nusa Utara.

Aksesibilitas layanan publik yang paling mudah diakses adalah pada jenjang pendidikan dasar, hal ini dibuktikan dengan capaian APM dan APK yang tinggi. Aksesibilitas layanan publik pada jenjang pendidikan menengah masih kurang karena APM dan APK di dua Kabupaten (Sangihe dan Sitaro) masih di bawah standar nasional kecuali di Kabupaten Kepulauan Talaud. Aksesibilitas pada jenjang pendidikan tinggi terbatas namun capaian rata-rata lama sekolah dan Angka melek huruf terus meningkat selama 5 tahun. Aksesibilitas layanan kesehatan di tiap kecamatan yang ada di Kawasan Nusa Utara mudah diakses dan sudah sesuai dengan standar layanan dasar pemerintah baik di tingkat Kecamatan dan Kabupaten dibuktikan dengan capaian angka harapan hidup yang terus meningkat.

Keywords: Pemekaran Daerah, Aksesibilitas, Pendidikan, Kesehatan






ANALISIS PENGARUH PERTUMBUHAN PENDUDUK, RASIO KETERGANTUNGAN PENDUDUK, DAN JUMLAH TENAGA KERJA TERHADAP PERTUMBUHAN EKONOMI KABUPATEN HALMAHERA-BARAT


Datje Renjaan ¹) Ricky Rengkung ²} Th.Katiandgo ³)
¹) Mahasiswa S2 Jurusan Ilmu Perencanaan dan Pembangunan Wilayah Universitas Sam Ratulangi Manado.
²) 3) Jurusan Sosek Fakultas Pertanian Universitas Sam Ratulangi Manado.
e-mail : datjerejaan@yahoo.co.id

 

Abstrak

Pertumbuhan Ekonomi merupakan Salah satu indikator untuk mengukur tingkat keberhasilan pembanmgunan ekonomi pada suatu wilayah. Tinggi rendahnya tingkat pertumbuhan ekonomi dipengaruhi oleh berbagai faktor baik faktor ekonomi maupun faktor non ekonomi. Variabel faktor Demografi seperti Pertumbuhan Penduduk, Rasio Ketergantungan dan juga Variabel Jumlah Tenaga kerja dapat mempengaruhi pertumbuhan ekonomi baik sebagai faktor pendorong maupun faktor penghambat. Penelitian ini dilakukan di kabupaten Halmahera-Barat dengan menggunakan Data sekunder berupa Data time series tahun 2004-2013 . Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh Variabel Pertumbuhan penduduk, Rasio Ketergantungan Penduduk, dan Jumlah Tenaga kerja terhadap Pertumbuhan Ekonomi. Metode Analisis yang digunakan adalah Analisis Regresi Berganda. Dari hasil pengolaan Data diketahui bahwa variabel Pertumbuhan Penduduk dan variabel Rasio Ketergantungan Penduduk berpengaruh negatif dan signifikan terhadap Pertumbuhan ekonomi sedabngkan variabel Jumlah tenaga Kerja berpengaruh positif dan signifikan terhadap Pertumbuhan Ekonomi

Kata kunci ; Pertumbuhan Penduduk, Rasio Ketergantungan Penduduk, Jumlah tenaga Kerja,  Perttumbuhan Ekonomi

 

 




ANALISIS PETA ZONA NILAI TANAH (ZNT) BERBASIS SISTEM INFORMASI GEOGRAFI
DI KECAMATAN TONDANO SELATAN
(Map Zone Land Value Analysis (ZNT) Geographic Information System Based On Southern District Tondano)


Freddy A. Kolintama1) Charles R. Ngangi 2) Caroline E.Pakasi 3)
1) Mahasiswa Pascasarjana  Program Studi Ilmu Perencanaan dan Pembangunan Wilayah Universitas Sam Ratulangi Manado
2)  3) Program Studi Ilmu Perencanaan dan Pembangunan Wilayah Pascasarjana Universitas Sam Ratulangi Manado

 

Abstrak

Zona value of the land is the land polygon depicting the same relative value of a set of plots of land in it, the usual boundaries are imaginary or real in accordance with the land use and have different values ​​with each other based on the analysis of the clerk at the market price comparison method and cost.

State Revenues through renewal or transfer of rights is BPHTB calculated by reference to the price of land. Through this study the data of 103 samples obtained market data that can represent the fair value of a plot of land for further processing of textual and spatial. Land Value Zone Map is generated by 26 (twenty-six) zone consists of 9 (nine) class prices presented in the 9 (nine) color on Land Value Zone Map.

From the data of buying and selling in the district of South Tondano, comparison Revenue / PAD of BPHTB obtained from NJOP is Rp. 0, - while obtained from the Land Value Zone Map is Rp. 281 360 100, -. This shows that the utilization of the Land Value Zone Map has a good potential to increase state revenue / PAD. That the variable area plots, road width, and the distance to the ground plane campus has a role UNIMA 46.2% of the value of land in South Tondano District, and 53.8% value land prices are influenced by factors outside variables.

 

Keywords : Land Value Zone, Land Value Zone Map ,Tax Object Sales Value, BPHTB

 

 




Partisipasi Masyarakat Dalam Kegiatan Musyawarah Perencanaan Pembangunan di Kelurahan Sarongsong Satu Kecamatan Airmadidi Kabupaten Minahasa Utara


Herman Hendrik Mengko1, Lucia Cecilia Mandey2 , William Areros3
1)2) 3) Pascasarjana Universitas Sam Ratulangi Manado
e-mail : hmengko@gmail.com

 

Abstrak

Penelitian ini bertujuan untuk mengatahui partisipasi masyarakat dalam kegiatan musyawarah perencanaan pembangunan di Kelurahan Sarongsong Satu Kecamatan Airmadidi Kabupaten Minahasa Utara. Metode penelitian yang digunakan adalah metode kualitatif dengan pengambilan data menggunakan metode wawancara langsung dengan informan. Hasil peneliitian menunjukkan bahwa partisipasi masyarakat dalam kegiatan musyawarah perencanaan pembangunan sangat tinggi terlihat dari kehadiran masyarakat serta masyarakat sangat memahami maksud dan tujuan dari kegiatan ini.

 

Kata kunci : Musyawarah Perencanaan Pembangunan, Masyarakat, Sarongsong Satu Minahasa Utara

 

This research aimed to analyzed the participation of civil society in the discussion of development planning ( Musyawarah Perencanaan Pembangunan) in Sarongsong 1 of Airmadidi sub district of North Minahasa Regency. This research conducted by using qualitative method, and the data were taken by direct interviewed to the informants. The result of this research showed that the participatory level of the civil society in the process of the discussion to the development planning is relatively high. It can be proof with the attendance and active discussion, and clear understanding of the purpose of the discussion of development planning of their own village.

 

Keywords : discussion of development planning, civil society, Sarongsong I North Minahasa.

 

 




KAJIAN SOSIAL-EKONOMI PERTAMBANGAN RAKYAT
DI KABUPATEN MINAHASA UTARA


Marly E. Gumalag 1, Caroline B.D. Pakasi 2, Charles R. Ngangi 3
[1]) Mahasiswa Pasca Sarjana Universitas Sam Ratulangi Manado, Jurusan Ilmu Perencanaan dan Pembangunan Wilayah (IPPW)
2) 3)Pascasarjana Universitas Sam Ratulangi, Manado

 

Abstrak

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengkaji dan menganalisa kondisi sosial dan kondisi ekonomi  pertambangan rakyat di Minahasa Utara. Metode yang digunakan adalah metode penelitian kualitatif. Penelitian dilakukan lokasi pertambangan rakyat di Kabupaten Minahasa Utara. Penelitian dilaksanakan mulai bulan Mei tahun 2015 sampai bulan Juli tahun 2015. Pengumpulan data dan  informasi dilakukan secara mendalam kepada 15 informan.

Pemerintah Kabupaten Minahasa Utara telah menetapkan Wilayah Pertambangan Rakyat (WPR) untuk aktivitas pertambangan rakyat yang legal, namun masih terdapat penambang yang melakukan aktivitas di luar WPR tersebut yang merupakan pertambangan rakyat ilegal. Adanya Pertambangan Rakyat ini membawa perubahan pada kehidupan sosial dan ekonomi masyarakat khususnya penambang di Minahasa Utara. Dari aspek sosial, perubahan ini terlihat dari adanya interaksi sosial di lokasi pertambangan dimana terdapat penambang yang berasal dari luar Minahasa Utara. Sedangkan dari aspek ekonomi, pendapatan dari penambangan lebih besar dibanding dengan pendapatan dari kegiatan lain seperti pertanian.

Kesimpulan dari penelitian ini Pertambangan Rakyat berpengaruh terhadap terjadinya perubahan sosial dan ekonomi masyarakat khususnya para penambang di Minahasa Utara. Adapun saran  atas penelitian adalah perlunya sosialisasi bagi masyarakat khususnya penambang agar melaksanakan aktivitas penambangannya di lokasi yang telah ditetapkan oleh pemerintah yaitu Wilayah Pertambangan Rakyat (WPR). 

 

Kata kunci : Sosial, Ekonomi, Pertambangan Rakyat, WPR


Abstract

The purpose of this study was to asses and to analyze the social and economic conditions of the artisanal mining in North Minahasa. The method used is qualitative research methods. This research was conducted at artisanal mining locations in North Minahasa Regency during May 2015 to July 2015. The collection of data and information is obtained in depth-intervies to 15 informants.

North Minahasa Regency government has established the “Wilayah Pertambangan Rakyat (WPR)” or  People Mining Areas for legal artisanal mining activities,but still there are miners who perform activities outside the WPR which is illegal artisanal mining. The existence of the Artisanal Mining brings changes in social and economic life of society, especially the miners in North Minahasa. From the social aspect, there is social interaction due to the exchange of miners who came from outside North Minahasa. The economic aspects, income from mining is greater than the income from other activities such as agriculture.

The conclusion of this study is that the Artisanal Mining brings effect on the social and economic changes in society, especially the miners in North Minahasa. As for suggestions on this research is the need for socialization for people, especially the miners to carry out mining activities in locations that have been set by the government, namely “Wilayah Pertambangan Rakyat (WPR)”.

 

Keywords: Social, Economic, Artisanal Mining, WPR

 

 




ANALISIS KESEJAHTERAAN PETANI  DI SULAWESI UTARA

Marthedy M. Tenggehi1), Grace A.J. Rumagit2), dan   Charles R. Ngangi3)
1)Mahasiswa Program Studi Ilmu Perencanaan Pembangunan Wilayah, Pascasarjana, Universitas Sam Ratulangi, Manado
2)3)Pascasarjana, Universitas Sam Ratulangi, Manado
e-mail : teddy_sulut@yahoo.com


Abstrak

Tingkat kesejahteraan petani di Sulawesi Utara belum bisa dikatakan sejahtera, dilihat dari Nilai Tukar Petani (NTP) selang tahun 2010 – 2014 tidak pernah mencapai di atas 100, hal ini menunjukkan bahwa laju pertumbuhan harga barang yang dibutuhkan/dikeluarkan petani lebih tinggi dibandingkan dengan pertumbuhan harga produk yang dihasilkan/diterima petani atau dengan kata lain bahwa daya beli petani masih belum lebih baik dibandingkan dengan keadaan tahun dasarnya. Persentase penduduk miskin yang tinggal di pedesaan hampir dua kali lebih besar dibanding penduduk miskin yang tinggal di perkotaan. Hasil Sensus penduduk 2010 Penduduk Sulawesi Utara tinggal di daerah pedesaan sebesar 54,79%, pada umumnya bekerja di sektor pertanian sebagai petani. Salah satu penyebab kemiskinan di perdesaan yaitu karena tingkat kemampuan atau daya beli masyarakat perdesaan utamanya petani yang masih belum lebih baik, daya beli petani ini dapat diukur dengan pengukuran NTP. Penelitian menunjukkan bahwa disamping daya beli petani mempengaruhi kesejahteraan petani di Sulawesi Utara ternyata umur, jenis kelamin, status perkawinan, dan hubungan dengan kepala rumah tangga juga secara signifikan menjadi faktor yang mempengaruhi Kesejahteraan petani di Sulawesi Utara.

Kata Kunci : Petani, kesejahteraan, NTP

 

 




ANALISIS KETIMPANGAN DISTRIBUSI PENDAPATAN NELAYAN DI DESA BUHIAS KECAMATAN SIAU TIMUR SELATAN KABUPATEN KEPULAUAN SIAU TAGULANDANG BIARO


Ronald N. Pakasi1  Charles Ngangi 2 Rine Kaunang3
1) Mahasiswa S2 Jurusan Ilmu Perencanaan Pembangunan Wilayah Universitas Sam Ratulangi Manado
2) 3) Fakultas Pertanian Universitas Sam Ratulangi Manado
e-mail : germannymuenchen@yahoo.co.id

 

Abstrak

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisa pendapatan nelayan di Desa Buhias serta seberapa besar tingkat ketimpangan distribusi pendapatan nelayan didaerah penelitian. Penelitian ini menggunakan data primer berupa data yang diperoleh dari pembagian kuisioner. Metode penarikan sampel dilakukan dengan metode  alokasi sebanding (Proportional Allocation Method). Metode analisis yang digunakan adalah analisis pendapatan, indikator tingkat ketimpangan berdasarkan nilai Gini Ratio yang dilengkapi dengan Kurva Lorenz dan Kriteria World Bank. Hasil penelitian menunjukan bahwa total pendapatan seluruh nelayan sampel per trip melaut di desa Buhias adalah Rp.99.862.325 dengan rata-rata pendapatan adalah Rp.860.882/nelayan/trip melaut. Tingkat ketimpangan pendapatan nelayan berdasarkan nilai Gini Ratio sebesar 0.531 berada dalam kategori tinggi, sedangkan menurut World Bank berada dalam kategori sedang.

Kata Kunci: Nelayan, pendapatan, Gini Ratio, Kurva Lorenz, World Bank.

 

 




PENGARUH SERVICESCAPE, KOMUNIKASI, NILAI TERHADAP KEPUASAN NASABAH PT. BANK SULUT KANTOR PUSAT MANADO


Marvel Paulus Siwi1, Markus Kaunang2, Lucia C. Mandey3
1) Mahasiswa Program Magister Program Studi Pengelolaan Sumber Daya Universitas Sam Ratulangi Manado
2) 3) Pascasarjana Universitas Sam Ratulangi, Manado
e-mail : marvel.siwi@yahoo.com

 

Abstrak

Di era globalisasi yang semakin berkembang saat ini perbankan dituntut untuk lebih inovatif dalam pemberian jasa pada nasabah. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh secara simultan dan parsial servicescape, komunikasi dan nilai. Jenis penelitian yang digunakan adalah asosiatif. Populasi dalam penelitian ini Apabila populasi besar, dan peneliti tidak mungkin mempelajari semua yang ada pada populasi, maka peneliti dapat menggunakan sampel yang di ambil dari populasi tersebut. Jumlah sampel dalam penelitian ini ditentukan oleh peneliti sebesar 100 responden. Penentuan 100 orang responden memenuhi kriteria yang telah di tentukan oleh peneliti tersebut. Hasil penelitian menujukan secara simultan servicescape, komunikasi dan nilai berpengaruh secara signifikan menunjukan bahwa penyebaran nilai yang diperoleh menyebar terhadap nilai tengahnya. Dalam penerapan strategi pemasarannya sebaiknya lebih memperhatikan servicescape, komunikasi, nilai untuk meningkatkan kepuasan kepasa nasabah PT. Bank Sulut.

 

Kata Kunci : Servicescape, Komunikasi, Nilai, Kepuasan Nasabah




Related News :
Comment