AKREDITASI BAN PT
Batas Pengisian KRS diperpanjang sampai dengan 31 Januari 2019

Presentasi Rektor UNIKA De La Salle pada 3E Conference

2013-06-25 14:10:39 - Posted by admin - Hits : 1583 Presentasi Rektor UNIKA De La Salle pada 3E Conference

Pada The First European Council for Small Business Entrepreneurship Education Conference (3E Conference), yang diselenggarakan oleh Aarhus University dan European Council for Small Business and Entreprneurship (ECSB) 28-31 Mei 2013, bertempat di hotel Helnan Marselis di kota Aarhus Denmark dan dan di hadapan para akademisi, pelaku bisnis, eksekutif dan peneliti di bidang entrepreneurship Eropah dan Skandinavia, Rektor Unika De La Salle Manado Pastor Rafael H.M. Tanod, memaparkan makalahnya yang berjudul “The Phenomenological Method to Entrepreneurship”.


Menurut Rektor kompleksitas entrepreneurship menuntut adanya beragam pendekatan dan metode. Entrepreneurship tidak dapat dimengerti secara mendalam hanya dengan menggunakan metode klasik yang sering diterapkan oleh para pemerhati dan peneliti di bidang ini. Entrepreneurship harus didekati secara keseluruhan (holistic) dengan memperhatikan konteks dan kondisi sosio, ekonomi dan budaya yang mengitari  entrepreneur tersebut. Selain itu pengalaman entrepreneur yang bersangkutan adalah titik sentral yang harus diperhatikan.

ECSB

Rektor menambahkan bahwa seseorang menjadi pelaku bisnis karena adanya dorongan dari dalam dirinya yang begitu kuat, sehingga entrepreneur tersebut mangambil langkah untuk terlibat sebagai pelaku bisnis. Semuanya ini ditentukan oleh pengalaman yang didasarkan atas kesadaran diri yang kuat (consciousness) serta adanya keinginan (intention) untuk mewujudkan apa yang diinginkannya.

Pastor Rektor melanjutkan bahwa metode Fenomenologi adalah metode yang paling tepat untuk meneliti pengalaman hidup harian (lived-experience) dari entrepreneur. Gagasan yang disampaikan oleh Pastor Rektor tentang Metode Fenomenologi pada Entrepreneurship adalah pengembangan dari konsep yang sama yang telah dituangkan beliau dalam bukunya Metode Fenomenologi Aplikasi pada Entrepreneurship yang ditulisnya bersama Dr. Jozef R. Raco, MSc., dan yang telah diterbitkan oleh Grasindo 2012.

ECSB ECSB


Pastor Rektor melanjutkan bahwa banyak studi dan penelitian tentang entrepreneurship justru mengesampingkan atau melupakan entrepreneur itu sendiri. Entrepreneur hanya dijadikan objek penelitian bukan subjek yang memiliki pengalaman konkrit dan berguna bagi pengembangan pemahaman tentang entrepreneurship. Pengalaman entrepreneur banyak kali dilupakan atau dikesampingkan dalam berbagai studi dan penelitian tentang mereka. Sudah saatnya para peneliti untuk menempatkan entrepreneur sebagai pusat dalam studi dan penelitian tentang entrepreneurship.
Hakekat dari entrepreneurship berasal dari mereka sendiri. Karena itu pengalaman dan perjuangan mereka harus menjadi inti dari penelitian. Metode yang paling tepat untuk mempelajari pengalaman entrepreneur adalah metode Fenomenologi.

Presentasi Rektor sangat diapresiasi oleh para peserta. Beberapa pelaku bisnis, pendidik dan peneliti dari Jerman, Finlandia, Denmark dan negara-negara lain yang hadir pada konferensi itu, membenarkan gagasan dari Rektor Unika De La Salle. Mereka mengakui bahwa memang benar banyak penelitian tentang entrepreneurship justru melupakan dan mengesampingkan entrepreneur itu sendiri. Mereka menambahkan bahwa pengalaman pelaku bisnis begitu kaya dan mendalam, sehingga layak dipelajari oleh para pemula di bidang bisnis atau pelaku bisnis lainnya. Mereka sangat menyayangkan bahwa pengalaman tersebut sangat kurang diteliti. Mungkin saja karena kurangnya pemahaman tentang metode yang tepat. Bahkan seorang peneliti dari Jerman merasa kagum bahwa Unika De La Salle Manado sangat serius mengembangkan metode Fenomenologi. Menurut beliau bahwa gagasan Husserl tentang Fenomenologi, yang berasal dari kota yang sama dengan peserta tersebut, terasa sulit dicerna oleh masyarakat dan peneliti di Jerman sekarang ini. Tetapi justru di belahan dunia yang lain seperti di Unika De La Salle Manado, pemikiran Husserl tersebut telah berkembang menjadi satu metode yang aplikatif untuk science.

ECSB adalah organisasi non-profit dengan misi utamanya yaitu memberi kontribusi bagi pemahaman tentang entrepreneurship dan untuk meningkatkan daya saing perusahan berskala kecil dan menengah di Eropah. Organisasi ini memiliki 300 anggota penuh dari 38 negara dan 2000 peminat. ECSB adalah asosiasi peneliti, pendidik dan praktisi yang terbesar di pan-Eropah.

UNIKA De La Salle Manado masuk menjadi anggota dari ECSB. Dengan menjadi anggota ECSB, maka Unika De La Salle Manado mendapatkan beberapa manfaatnya seperti: Free publications pada ECSB electronic newsletter, jurnal entrepreneurship, ICSB bulletin; mendapatkan 35% discount dari semua buku yang diterbitkan oleh Edward Elgar; 10 % discount buku terbitan Saga, dan masih banyak manfaat lainnya. (J.Raco)




Related News :
Comment