Proudly Lasallian
UNIKA De La Salle Manado Menerima Mahasiswa Baru TA 2017-2018 - UNIKA De La Salle Manado Menerima Mahasiswa Baru TA 2017-2018 - UNIKA De La Salle Manado Menerima Mahasiswa Baru TA 2017-2018 - UNIKA De La Salle Manado Menerima Mahasiswa Baru TA 2017-2018 - UNIKA De La Salle Manado Menerima Mahasiswa Baru TA 2017-2018 - UNIKA De La Salle Manado Menerima Mahasiswa Baru TA 2017-2018

Profil St. John Baptist De La Salle

SANTO JOHN BAPTIST DE LA SALLE (1651-1719)St. John Baptist De La Salle

Pendiri Tarekat Bruder-Bruder Sekolah Kristen, Teladan Guru-Guru Kristen

John Baptist De La Salle dilahirkan pada suatu masa yang jauh berbeda dari masa modern sekarang ini. Dia adalah putra sulung keluarga berada yang tinggal di Perancis tiga ratus tahun lampau. Dilahirkan di kota Theims, john Baptist De La Salle menerima warisan pada usia sebelas tahun dan dijuluki Canon Katedral Rheims pada usia sebelas tahun. meskipun dia harus menjalankan administrasi dalam urusan rumah tangga setelah orang tuanya meninggal, dia berhasil menyelesaikan kuliahnya di bidang teologi dan ditahbiskan Pastor pada tanggal 9 April 1678. Dua Tahun Kemudian dia menerima gelar Doktor di bidang yang sama. Pada waktu bersamaan, John Baptist De La Salle mulai terlibat secara serius dengan kelompok anak-anak berandalan, dia tertarik untuk mendirikan sekolah bagi anak laki-laki miskin di kotanya. Pada masa itu tedapat kesenjangan ekonomi yang sangat besar di Perancis, ada kelompok orang hidup bergelimang kemewahan sementara kelompok lain hidup penuh kesengsaraan, khususnya mereka yang tinggal di pedesaan dan pengemis yang berkeliaran di kota. Hanya sekelompok orang yang mampu menyekolahkan anak-anak mereka; anak-anak masa itu hampir tidak memiliki harapan untuk masa depan yang cerah. Tergerak oleh permasalahan yang dialami kaum miskin yang seolah-olah 'tidak terselamatkan' baik di dunia maupun di akhirat, John Baptist De La Salle tergerak untuk menyumbangkan talenta yang dimiliknya dan memberikan pendidikan untuk melayani anak-anak yang "seringkali membiarkan diri mereka sendiri dan bertumbuh besar secara buruk". Untuk lebih mengefektifkan pelayanannya, dia meninggalkan rumah keluarganya, tinggal bersama guru-gurunya, meninggalkan jabatannya sebagai pemuka agama semua kekayaannya, kemudian mendirikan komunitas yang kemudian dikenal sebagai tarekat Bruder-Bruder Sekolah Kristen.

Usahanya mendapat perlawanan dari pemuka-pemuka gereja yang menentang adanya sebuah format baru dalam kehidupan beragama, sebuah komunitas yang berkosentrasi pada orang-orang awam untuk mendirikan sekolah yang tidak beralasan "bersama dan oleh perkumpulan". Organisasi pendidikan membenci inovasi yang dilakukan oleh John Baptist De La Salle dan kebijakannya untuk membebaskan semua biaya sekolah, tidak peduli apakah anak-anak yang bersekolah di tempatnya mempunyai kemampuan untuk membayar atau tidak. Bagaimanapun De La Salle dan para Bruder sukses dalam menciptakan sebuah jaringan sekolah yang berkualitas serta menyeluruh di Perancis yang memuat pengajaran dalam bahasa daerah, siswa dibagi berdasarkan kemampuan dan prestasi, semuanya terintegrasi dalam pengajaran religius dengan subyek-subyek sekuler, guru-guru yang dipersiapkan secara baik dengan semangat bekerja dan dilandasi misi, serta campur tangan orang tua. Selain itu, De La Salle menjadi pelopor dalam program pelatiha guru-guru, kursus pada hari minggu untuk orang-orang muda yang bekerja, dan tarekatnya merupakan satu-satunya dari antara tarekat-tarekat di Perancis yang peduli dengan penjahat.

Dilelahkan Oleh ketegangan-ketegangan dan pekerjaan yang banyak menghabiskan tenaga, John Baptist De La Salle meninggal di Saint Yon dekat Rouen awal 1719 di hari Jumat Agung, beberapa minggu sebelum hari ulang tahunnya yang keenam puluh delapan.

John Baptist De La Salle adalah pelopor dalam pengadaan program pelatihan untuk guru-guru, pengadaan sekolah untuk penjahat, sekolah teknik, dan sekolah-sekolah tambahan untuk bahasa-bahasa modern, seni dan ilmu pengetahuan. Hasil karyanya secara cepat menyebar ke seluruh Perancis, sesudah kematiannya, berlanjut menyebar ke seluruh dunia. Pada tahun 1900 John Baptist De La Salle diangkat sebagai seorang Santo. Pada 1950, karena hidup dan tulisan-tulisannya yang merupakan sumber inspirasi, dia diangkat sebagai Santo Pelindung bagi mereka yang bekerja di bidang pendidikan.

John Baptist De La Salle memberikan inspirasi bagi orang-orang lain yang mengajar dan peduli pada orang-orang muda; mengenai bagaimana menghadapi kegagalan dan kelemahan moril dengan tabah, bagaimana untuk berpikir positif, menjadi kuat dan dismbuhkan. Saat ini, sekolah-sekolah De La Salle sudah tersebar di 80 negara yang berbeda di seluruh dunia.

Lahir di Reims, Perancis: 30 April 1651

Ditahbiskan sebagai Pastor: 9 April 1678

Meninggal: 7 April 1719

Diangkat sebagai Orang Suci: 24 Mei 1900

Diangkat sebagai Pelindung Guru-guru Kristen: 15 Mei 1950


Print  
Tags :